Sertifikasi Tahfiz dan Tahsin Guru Al Uswah Surabaya
Oleh : adminsdit
Sebagai lembaga pendidikan Islam yang berkomitmen tinggi terhadap kualitas interaksi dengan Al Quran, Yayasan Al Uswah Surabaya kembali menggadakan agenda rutin Sertifikasi Tahfiz Guru dan Karyawan. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kompetensi spiritual dan intelektual para pendidik sebelum mereka membimbing para siswa.
Kegiatan ini dibuka dengan penuh khidmat melalui sambutan dari Ustaz Edris Efendi, selaku perwakilan dari pengurus yayasan. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan bahwa Al Quran adalah fondasi utama bagi seluruh elemen di Al Uswah. Dilanjutkan dengan Ustaz Baidun Maknun guru kita dalam memberikan kajian mendalam. Beliau mengingatkan para peserta bahwa menjaga Al Quran bukan sekadar kewajiban profesi, melainkan bentuk kecintaan sejati seorang hamba kepada Sang Pencipta.
Ada yang berbeda pada pelaksanaan sertifikasi kali ini. Jika sebelumnya fokus utama hanya pada setoran hafalan (tahfiz), tahun ini yayasa menyertakan Tes Tahsin Al Quran. Langkah ini diambil untuk mengukur kualitas bacaan dari setiap guru dan karyawan.
Menariknya, tes tahsin ini menggunakan Metode Adz-Dzikro, sebuah metode pembelajaran Al Quran khas milik Al Uswah Surabaya. Melalui metode ini, kemampuan bacaan para peserta akan diuji dari sisi makharijul huruf, tajwid, hingga kelancaran (fashahah).
Bukan tanpa alasan tes tahsin ini diberlakukan. Hasil dari ujian ini nantinya akan digunakan untuk pemetaan kemampuan para guru. Dengan adanya peta kemampuan yang jelas, pihak yayasan dapat menyusun program pembinaan Al Quran yang lebih terarah bagi setiap individu.
Rangkaian sertifikasi ini merupakan wujud nyata komitmen Al Uswah Surabaya untuk menghadirkan lingkungan pendidikan yang Qur'ani. Dengan standar kualitas yang terjaga, diharapkan para pendidik mampu mentransfer semangat dan keberkahan Al Quran kepada seluruh siswa, sehingga lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, namun juga mulia dengan akhlak Al Quran.

