SDIT Al Uswah Gelar Parenting Akbar
“Tumbuhkan Generasi Tangguh Pasca Pandemi”
Oleh : Moh. Muyasir Effendi, S. Pd.I
Guna menumbuhkan peran orang tua ”parental Resilievence” dalam keluarga untuk mencapai pola pengasuhan yang baik. Sekolah Dasar Islam Terpadu Al Uswah menggelar parenting akbar di Hall Muzdalifah Asrama Haji Sukolilo pada Sabtu 1 Oktober. Dengan mengusung tema membentuk karakter tangguh pasca pandemi.
Sebelum parenting dimulai dibuka dengan pembacaan tartil surat luqman ayat 12-15 dan sari tilawah oleh ananda Neisha dan Malika siswa kelas 3 yang capaian tahfidhnya lebih dari 3 juz Al-Qur’an tersertifikasi.
Acara yang dihadiri sekitar 400 peserta dari ayah bunda kelas 1-5 SDIT Al Uswah Surabaya tampak berbinar dan antusias mengikuti kegiatan parenting ini, karena ini adalah parenting pertama kali setelah 2 tahun terakhir dilaksanakan secara online.
Menariknya, dalam acara parenting kali ini bersamaan dengan pembagian raport tengah semester 1 tahun ajaran 2022-2023 siswa SDIT Al Uswah Surabaya serta ta’aruf pengurus komite SDIT Al Uswah Surabaya masa bakti 2022-2024. Dalam sambutannya Ibu Nurul Aisyah, S.T. (Ibunda dari ananda Hasna kelas 5A) menyampaikan, “anak merupakan asset, pewaris dan generasi penerus. Anak diharapkan dapat tumbuh dan berkembang sebaik-baiknya”. Dengan demikian, lanjut ibu 2 orang anak ini yang juga seorang pengusaha fashion menyampaikan,” kita bisa menyiapkan anak-anak shalih, kuat dan hebat meskipun kita sudah tiada. Selain memberikan motivasi pengasuhan kepada para orang tua yang hadir, ketua komite terpilih ini juga memaparkan bahwa fungsi komite adalah sebagai wadah dan aspirasi antara orang tua dan sekolah dalam membetuk sinergis yang harus terus terbina dengan baik, pungkasnya.
Sementara itu, Dr. Imron Muzakki, M.Psi sebagai pemateri tunggal dalam parenting kali ini, menyampaikan apresiasinya yang sangat tinggi kepada peserta yang hadir. “Biasanya dalam acara-acara parenting dan ilmu pengasuhan yang diselenggarakan oleh sekolah. Peserta terbanyak adalah para ibu, tapi tidak untuk kali ini. Para ayah juga cukup banyak yang hadir, selamat buat para ayah dan sekolah ini”. Beliau mengutip catatan seorang psikolog Elly Risman,”bahwa saat ini di Indonesia sedang berada pada kondisi fatherless country ketidakterlibatan seorang ayah dalam pengasuhan. Semoga tidak terjadi di SDIT Al Uswah ini anak-anak yang kekurangan vitamin A (vitamin ayah)”. Ungkap beliau, mengawali materinya yang kemudian disambut gemuruh tepuk tangan oleh peserta yang hadir.
Pandemi yang terjadi 2 tahun terakhir ini sangat memberikan efek yang luar biasa dalam tatanan belajar anak-anak kita, akhlaq, pun tidak ketinggalan pola pengasuhan orang tuanya. Bagaimana tidak berpengaruh pola asuh orang tuanya, jika orang tuanya saja belum tangguh menghadapi persoalan hidup yang dihadapinya. Yang pertama kita lakukan adalah kemampuan kita untuk beradaptasi, bangkit kembali tetap tangguh dalam situasi sulit sekalipun. Kemudian beliau menjelaskan bahwa ketangguhan orang tua ini nantinya yang akan kita praktikkan dalam pendekatan positif parenting, salah satunya adalah strategi koping. Misalnya, “ apa yang ayah bunda lakukan jika sedang ada konflik dengan suami/istri. Makan, main hp, jalan-jalan atau yang lainnya.
Dr. Imron Muzakki, M.Psi. selanjutnya memberikan tips strategi koping yakni: tetap tenang, optimis, empati dan analisis masalah. Selain memberikan tips dan trik, beliau juga memberikan prinsip pengasuhan yang baik diantaranya love your children unconditional, tunjukan cinta dengan perbuatan dan dekati Allah (pendekatan spiritual).

