Lompat ke konten

Kreativitas Siswa Kelas 3 dalam Mendesain Miniatur Transportasi Setelah Belajar “Detektif Rambu”​

Kreativitas Siswa Kelas 3 dalam Mendesain Miniatur Transportasi Setelah Belajar "Detektif Rambu"



Oleh : adminsdit

Semangat dan kreativitas terlihat saat pembelajaran proyek di ruang kelas 3. Para siswa saat ini tengah disibukkan dengan proses pembuatan miniatur transportasi sebagai proyek besar dan tindak lanjut dari kegiatan outdoor learning yang mereka lakukan sebelumnya, yaitu "Detektif Rambu".

Proyek ini bertujuan tidak hanya mengasah kreativitas dan keterampilan motorik siswa, tetapi juga memperdalam pemahaman mereka tentang fungsi dan jenis-jenis moda transportasi yang telah mereka amati saat menjadi "Detektif Rambu" di jalanan.

Setelah berhasil mengidentifikasi berbagai rambu lalu lintas, jenis kendaraan, dan jalur transportasi dalam sesi outdoor learning, kini siswa menerapkan pengetahuan tersebut dalam bentuk karya nyata. Mereka didorong untuk memanfaatkan barang-barang bekas atau bahan daur ulang sebagai material utama, proyek ini berfokus pada Rekayasa dan Teknologi serta kepedulian lingkungan.

Kegiatan ini adalah transisi yang luar biasa. Setelah anak-anak mengamati aturan dan sistem transportasi, sekarang mereka membangun sistem transportasi mereka sendiri. Keterlibatan mereka sangat tinggi.

Beragam jenis miniatur mulai tampak wujudnya. Proyek ini membagi jenis transportasi menjadi tiga kategori utama, menunjukkan pemahaman siswa yang menyeluruh:

  1. Transportasi Darat: Terlihat ada miniatur mobil, bus kota, tank, hingga kereta api, dibuat dengan detail yang cukup rumit dari kardus, stik es krim, dan tutup botol bekas.
  2. Transportasi Laut: Beberapa kelompok tampak merancang kapal layar, perahu, dan kapal selam menggunakan stik es krim, gabus, dan kertas bekas.
  3. Transportasi Udara: Miniatur pesawat terbang, helikopter, bahkan roket tampak dikerjakan dengan senang dan teliti.

Seluruh karya yang tengah dibuat dengan penuh antusiasme ini akan menjadi bintang utama dalam acara Gelar Karya Miniatur Transportasi yang direncanakan akan diadakan pada Sabtu, 11 Oktober 2025 mendatang.

Pameran ini tidak hanya menampilkan hasil karya, tetapi juga melatih keterampilan komunikasi siswa. Setiap kelompok akan bertugas menjelaskan kepada pengunjung yang mungkin terdiri dari orang tua, adik kelas, atau guru, mengenai bahan yang digunakan, proses pembuatannya, serta fungsi dari moda transportasi yang mereka buat.

Proyek ini diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai kerja keras, gotong royong, dan kreativitas pada diri siswa, sekaligus memberikan mereka pengalaman belajar yang berkesan dan aplikatif.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *