Lompat ke konten

TREASURE (TeraRampil mEmbatik, Asah Seni, Ungkapkan kReativitas yang mEmbanggakan)

TREASURE (TeraRampil mEmbatik, Asah Seni, Ungkapkan kReativitas yang mEmbanggakan)



Oleh : Ustadzah Shinta Sutji Rachmawati, S.Pd.


Warisan budaya yang diakui UNESCO dari Indonesia salah satunya adalah batik. Dalam rangka memperingati Hari Batik, kelas 5 SDIT Al Uswah Surabaya pada Selasa, 6 Oktober 2026, mengadakan kegiatan membatik. Karena warisan budaya tidak hanya diketahui tetapi juga dipraktikkan dan dipakai. Kali ini kami membuat taplak batik. Kegiatan ini bekerjasama dengan Griya Amirah sebagai instrukturnya.

Mulai dari persiapannya, para siswa memasang anggang-anggang untuk menata kainnya lalu mencairkan malam menggunakan kompor listrik sebagai bahan dasarnya. Setelah malam mencair mereka mulai membatik menggunakan canting. Beberapa siswa awalnya mengamati canting karena baru pertama mereka melihat alat membatik itu. Para siswa antusias dalam mengikuti pola batik yang dibuat. Ada pula yang menambahkan gambar seperti keinginan mereka. Setelah kering mereka mewarnai dengan bahan yang ramah lingkungan. Tentunya dengan kreativitas masing-masing sesuai persetujuan konsep kelompoknya. Dilanjutkan taplak dilapisi dengan water glass seperti sedang mengecat untuk mengunci warna ketika akan dilorod. Dilorod adalah merebus batik untuk menghilangkan malamnya. Kemudian diangin-anginkan.

Tak hanya sampai disitu, taplak itu kemudian dipamerkan didepan Selasar kelas 5, adik kelas 1, 2, 3, 4, dan kakak kelas 6 memberikan voting tiap kelas, untuk memilih karya batik taplak yang paling bagus menurut mereka.

Selain di voting, ketika penerimaan raportan sisipan, para wali murid juga melihat hasil karya anak-anak, ada beberapa yang mempresentasikan ke orang tuanya bagaimana urutan membatik sampai dengan proses menyatukan ide diantara para anggota.

Semoga kegiatan membatik ini tidak berhenti sampai disini. Namun, sebagai pemantik kreativitas anak-anak dalam menciptakan suatu seni yang bermanfaat dan juga sebagai sarana melestarikan warisan bangsa yang disukai para siswa.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *