Meniti Jejak Sahabat, Menjemput Keberkahan Ramadan dalam Mabit Ceria Kelas 3
Oleh : adminsdit
Keceriaan terpancar dari wajah siswa-siswi kelas 3 SDIT Al Uswah Surabaya saat melangkahkan kaki memasuki gerbang sekolah untuk mengikuti agenda Mabit Ceria (Malam Bina Iman dan Taqwa). Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari 1 malam ini dirancang untuk melatih kemandirian sekaligus menambah kecintaan siswa terhadap agama Islam di bulan suci Ramadan.
Setibanya di sekolah, para siswa langsung disambut dengan senyum hangat dan sapaan ramah dari para Ustaz dan Ustazah. Setelah pembukaan, keseruan dimulai dengan sesi Kreasi Talenan. Di sini, siswa-siswi mulai menghias talenan kayu menjadi karya seni yang unik, melatih kreativitas dan imajinasi mereka.
Menjelang berbuka, suasana berubah menjadi gotong royong saat anak-anak ikut menyiapkan takjil. Kebersamaan semakin terasa saat azan Magrib berkumandang, dilanjutkan dengan salat berjamaah dan makan malam bersama.
Puncak keceriaan di malam hari setelah pelaksanaan salat Tarawih seluruh siswa tampil penuh semangat menyanyikan lagu "10 Sahabat Nabi yang Dijamin Masuk Surga" dalam Pentas Ramadan. Melalui nada yang ceria, nama-nama besar seperti Abu Bakar, Umar, hingga Abu Ubaidah bin Jarrah pun tertanam di ingatan mereka.
Agar tidak kesiangan, para siswa beristirahat lebih awal setelah pentas usai. Pukul 03.00 dini hari, mereka sudah bangun untuk melaksanakan Sahur dan Salat Subuh berjamaah. Udara pagi yang cukup dingin tidak menyurutkan semangat mereka untuk lanjut dalam sesi tilawah bersama, melantunkan ayat-ayat suci Al Quran sebagai pembuka hari.
Setelah badan segar kembali pasca bersih diri (mandi pagi), agenda dilanjutkan dengan sesi spiritual yang mendalam. Para siswa menyimak dengan focus Kisah Inspiratif Abdullah bin Mas'ud, sosok sahabat Nabi yang kecil fisiknya namun merdu suara bacaan Al Qurannya.
Keseruan ditutup dengan Game Ar-Risalah Berantai. Permainan ini menguji kerja sama tim dan ketepatan siswa dalam menyampaikan pesan, sebuah simulasi sederhana bagaimana amanah dakwah harus dijaga. Acara diakhiri dengan evaluasi kegiatan dan doa bersama sebelum para siswa kembali ke rumah dengan membawa segudang cerita dan pengalaman berharga.

