Lompat ke konten

Latih Kemandirian dan Ketangkasan, Siswa Kelas 3 Ikuti Persari Pasca SAS 1

Latih Kemandirian dan Ketangkasan, Siswa Kelas 3 Ikuti Persari Pasca SAS 1



Oleh : adminsditaluswah

Alhamdulillah Sumatif Akhir Semester Ganjil (SAS 1) telah usai. Namun, semangat belajar siswa kelas 3 tidak berhenti di bangku kelas saja. Sebagai ajang penyegaran sekaligus penguatan karakter, mereka mengikuti kegiatan Perkemahan Satu Hari (Persari) yang berlangsung meriah di lingkungan SDIT Al Uswah Surabaya.

Kegiatan ini bukan sekadar bermain, melainkan wadah bagi para Pramuka Siaga untuk menuntaskan Syarat Kecakapan Umum (SKU) Siaga Tata dan meraih berbagai Tanda Kecakapan Khusus (TKK).

Langkah kaki mungil dengan seragam pramuka lengkap mulai menuju lapangan sejak pagi. Acara dibuka dengan Apel Pembukaan, di mana para siswa diingatkan kembali tentang nilai-nilai Dwi Darma. Suasana semakin pecah saat musik diputar untuk Senam Ceria. Gelak tawa dan gerakan energetik para siswa menjadi pemompa semangat sebelum mereka menghadapi tantangan di pos-pos yang telah disiapkan oleh ustaz ustazah.

Selanjutnya kami mulai petualangan menjelajah pos. Di setiap pos, para siswa harus menunjukkan kebolehan mereka untuk menuntaskan misi tertentu diantaranya: Siswa belajar memimpin ritme lagu dengan percaya diri. Suara lantang dan ketegasan tangan mereka diuji untuk meraih TKK Dirigen. Di sini sisi kreativitas dan ketelitian diadu. Jemari mungil mereka terlihat fokus menusukkan jarum pada kain serta menggoreskan warna di atas kertas untuk menyelesaikan TKK Menjahit dan TKK Melukis. Selain keterampilan khusus, pengetahuan umum kepramukaan dalam SKU Siaga Tata juga menjadi bagian penting yang harus mereka tuntaskan yaitu menghafal doa harian, mengenal hari besar dan pahlawan nasional, mengenal arah mata angin dan kompas, mengikat simpul-simpul, serta menanggapi sebuah permasalah di lingkungan.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, para siswa diajak untuk melakukan Operasi Bersih Kelas. Hal ini dilakukan bukan tanpa alasan; selain menjaga kebersihan lingkungan sekolah, aksi ini merupakan syarat mutlak untuk mencapai TKK Pengatur Rumah/Kebersihan.

Siswa tampak bahu-membahu menyapu, merapikan meja, dan memastikan kelas mereka kembali nyaman untuk digunakan. Kegiatan Persari ini menjadi momen bagi anak-anak untuk membuktikan bahwa mereka mampu mandiri dan bekerja sama dalam tim setelah fokus belajar di dalam kelas selama SAS.

Lelah yang dirasakan para siswa terbayar tuntas dengan keceriaan dan pengalaman baru yang mereka bawa pulang. Persari kelas 3 kali ini sukses menjadi penutup pekan yang produktif sekaligus menyenangkan.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *