Lompat ke konten

KulWap SDIT Al Uswah Surabaya Bahas Kesiapan Masuk SD: Calistung Bukan Satu-Satunya Ukuran

KulWap SDIT Al Uswah Surabaya Bahas Kesiapan Masuk SD: Calistung Bukan Satu-Satunya Ukuran



Oleh : Ustadzah Sulaikah Kurniawati, S.Si.

SURABAYA — Sebanyak 61 orang tua TK dari berbagai TK di Surabaya mengikuti kegiatan Kuliah WhatsApp (KulWap) Free yang diadakan oleh SDIT Al Uswah Surabaya pada Kamis, 13 Agustus 2026 pukul 19.15–21.00 WIB. Kegiatan ini mengangkat tema “Anakku Belum Bisa Calistung, Siap Masuk SD?” yang masih menjadi keresahan umum para orang tua menjelang anak memasuki jenjang sekolah dasar.

Kegiatan ini menghadirkan Ustadzah Yulia, Guru BK SDIT Al Uswah Surabaya, sebagai pemateri. Dengan pendekatan yang hangat namun mendalam, beliau mengajak para orang tua memahami bahwa kesiapan masuk SD tidak hanya ditentukan oleh kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung), melainkan mencakup aspek yang lebih luas dan esensial dalam perkembangan anak.

Selama sesi berlangsung, Ustadzah Yulia menekankan pentingnya melihat kesiapan anak dari berbagai sisi, seperti kemandirian, kematangan sosial-emosional, kemampuan berkomunikasi, kesiapan mengikuti aturan, serta kesiapan belajar dan beradaptasi di lingkungan baru. Materi yang disampaikan cukup dalam dan membuka wawasan baru bagi para orang tua tentang makna kesiapan sekolah yang sesungguhnya.

Kegiatan ini dipandu oleh Ustadzah Sulaikah Kurniawati, selaku moderator sekaligus ketua panitia. Dengan alur yang terstruktur, diskusi berjalan aktif dan interaktif, memungkinkan para orang tua untuk menyampaikan pertanyaan, kekhawatiran, serta pengalaman terkait kesiapan anak mereka.

Melalui KulWap ini, peserta diajak untuk merefleksikan pertanyaan penting seperti “Seperti apa sebenarnya anak yang siap masuk SD?” dan “Apa yang perlu dipersiapkan sejak dini?” sehingga orang tua dapat lebih bijak dalam mendampingi proses tumbuh kembang anak.

Selain itu, kegiatan ini juga menegaskan bahwa kesiapan anak adalah hasil sinergi antara orang tua dan sekolah. Keduanya memiliki peran yang saling melengkapi dalam memastikan anak memasuki jenjang pendidikan dasar dengan bekal yang sesuai tahap perkembangannya.

Sebagai bentuk dukungan lanjutan, peserta mendapatkan bonus Checklist Kesiapan Masuk SD serta kesempatan free konsultasi untuk membantu orang tua memahami kebutuhan anak secara lebih personal dan terarah.

Di akhir kegiatan, SDIT Al Uswah Surabaya menyampaikan ajakan hangat kepada seluruh peserta untuk bergabung menjadi bagian dari keluarga besar SDIT Al Uswah Surabaya, sebagai mitra dalam mendampingi tumbuh kembang anak menuju generasi yang siap belajar, berkarakter, dan berakhlak mulia.

Melalui kegiatan ini, SDIT Al Uswah Surabaya kembali menegaskan bahwa anak tidak harus sempurna untuk siap masuk SD. Yang terpenting adalah pemahaman orang tua terhadap kebutuhan anak, kesiapan dasar yang tepat, serta pendampingan yang penuh kasih dan kesadaran.

Sebab, kesiapan sekolah bukan hanya tentang “sudah bisa apa?”, tetapi juga tentang “sudah siap menjadi pembelajar seperti apa?”

SDIT Al Uswah Surabaya — Tumbuh bersama keluarga, menyiapkan langkah terbaik anak menuju masa depan.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *