Lompat ke konten

Kemeriahan Al Uswah Kick Off: Serunya “Outdoor Learning Kelas 2” Bertema Piala Dunia di Taman Harmoni

Kemeriahan Al Uswah Kick Off: Serunya "Outdoor Learning Kelas 2" Bertema Piala Dunia di Taman Harmoni



Oleh : Ustadzah Amirotun Nabila, S.Pd.

SURABAYA – Suasana taman harmoni, Keputih pada Kamis, 16 Juli 2026 tampak berbeda dan jauh lebih ramai dari biasanya. Ratusan siswa-siswi kelas 2 SDIT Al Uswah Surabaya berkumpul dengan penuh semangat dan keceriaan dengan kaos olahraga bernuansa hijau tosca dan celana abu-abu yang serasi, mereka siap mengikuti agenda tahunan yang paling ditunggu-tunggu: Al Uswah Kick Off - outdoor learning.

Kegiatan outdoor learning tahun ini mengusung tema yang sangat digemari anak-anak, yaitu piala dunia. Dengan jargon utama "Berbakti tanpa ragu, berani tanpa malu", dengan tujuan menanamkan karakter keberanian, rasa percaya diri, sekaligus kepedulian sosial dan lingkungan sejak dini melalui cara yang menyenangkan.

Untuk menghidupkan atmosfer piala dunia yang kompetitif namun tetap penuh kebersamaan, para ustadz dan ustadzah telah menyiapkan empat pos utama yang dirancang khusus untuk melatih motorik, fokus, dan kerja sama tim para siswa.

Pos pertama adalah estafet bola. Dalam permainan ini, setiap anggota kelompok bergantian dengan tim lawan untuk mengapit bola dengan kedua kakinya tanpa boleh terjatuh dari start hingga finish. Nilai karakter: permainan ini adalah unruk melatih kesabaran dan koordinasi antar siswa. Para siswa belajar bahwa untuk mencapai kemenangan dibutuhkan kerja sama tim yang solid, bukan hanya kehebatan individu.

Pos kedua adalah bola zig-zag challenge. Sesuai dengan tema sepak bola, game bola zig-zag menjadi ajang unjuk ketangkasan. Setiap siswa bergantian menggiring bola melewati rintangan cone yang dipasang berkelok-kelok. Riuh rendah sorak sorai suporter terdengar saling menyemangati temannya yang sedang berjuang menggiring bola hingga garis finish. Nilai karakter permaianan ini "Berani Tanpa Malu", melatih anak-anak untuk percaya diri pada kemampuan fisiknya dan tidak takut melakukan kesalahan di depan teman-temannya.

Tidak kalah seru, di pos ketiga ada permainan oper bola. permainan ini  menantang siswa untuk memberikan bola sesuai  nomor urut anggota kelompoknya yang disebutkan oleh juri. Nilai karakter dalam permainan ini adalah para siswa diajarkan untuk menahan ego masing;masing. Mereka belajar arti "Berbakti Tanpa Ragu", yaitu saling membantu dan melengkapi kekurangan teman satu tim agar bola tidak terjatuh.

Puncak keseruan ditutup dengan petualangan treasure hunt (berburu bintang karakter). Memanfaatkan rimbun dan indahnya pepohonan di taman harmoni, anak-anak harus menemukan bola kertas yang berisikan karakter santun (baik) siswa yang diberikan oleh ustadz ustadzh untuk menemukan "bola bintang" yang tersembunyi. Nilai karakter yang ditanamakan adalah selain untuk melatih ketelitian dan kemampuan memecahkan masalah, game eksplorasi ini mengajak anak-anak bersyukur melihat langsung keindahan alam ciptaan Allah SWT.

Kepala SDIT Al Uswah Surabaya menyampaikan bahwa outdoor learning ini bukan sekadar ajang bermain fisik. "Melalui tema piala dunia ini, kita ingin anak-anak tahu bahwa menjadi seorang muslim yang kuat itu keren. Kita kemas nilai-nilai adab islamiyah seperti jujur dalam bermain, berani tampil, dan patuh pada instruksi (wasit/guru) lewat permainan yang mereka sukai," ujarnya di sela-sela acara.

Kegiatan pun diakhiri dengan aksi "Operasi Semut", di mana seluruh siswa bersama-sama membersihkan kembali area taman harmoni dari sampah. Ini menjadi bukti nyata dari aplikasi jargon “Berbakti Tanpa Ragu” terhadap kebersihan lingkungan sekitar.

Senyum lebar dan tawa renyah anak-anak yang membawa pulang "Medali Keberanian" menjadi penutup manis agenda Kick Off tahun ini. Sampai jumpa di petualangan Outdoor Learning seru berikutnya!

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *