Bersatu untuk Menang: Kakak dan Adik Kelas Kompak, Kemenangan Milik Bersama
Oleh : Ustadz Muhammad Miftah Subchan, A.Md.
Semarak HUT ke-81 Republik Indonesia Tahun 2026 terasa begitu meriah di SDIT Al Uswah Surabaya. Dengan mengusung semangat “Semangat Merdeka, Prestasi Menyala, Berakhlak Mulia”, teman-teman Kelas 5 dan 6 mengikuti berbagai perlombaan yang seru, menantang, dan penuh kebersamaan. Salah satu kegiatan yang paling menarik perhatian adalah Lomba Balon Voli Air, sebuah permainan yang mengajarkan bahwa kemenangan akan terasa lebih indah ketika diraih melalui kekompakan dan kerja sama.
Lomba Balon Voli Air diikuti oleh 9 kelompok putra dan 7 kelompok putri yang terdiri dari siswa kelas 5 dan 6. Setiap kelompok beranggotakan 8 siswa. Uniknya, permainan ini menggunakan 4 buah sarung sebagai alat untuk melempar balon air. Setiap sarung dipegang oleh 2 siswa yang harus bekerja sama untuk membentangkan sarung, menempatkan balon air, kemudian mengayunkannya secara bersamaan agar balon dapat meluncur ke arah tim lawan.
Sebelum pertandingan dimulai, kakak-kakak kelas 6 mulai mencari anggota kelompok dengan mengajak teman-teman kelas 5 untuk bergabung. Momen ini menjadi awal terbentuknya kerja sama antara kakak dan adik kelas. Kakak kelas belajar merangkul dan mengajak adik kelas, sementara siswa kelas 5 mendapatkan kesempatan untuk bergabung, berkomunikasi, musyawarah dan bermain bersama kakak kelas mereka.
Ketika pertandingan dimulai, suasana berubah menjadi semakin seru. Delapan siswa dalam setiap kelompok harus memiliki koordinasi yang baik. Dua siswa yang memegang satu sarung harus bergerak secara bersamaan agar balon air dapat dilempar dengan tepat. Tidak cukup hanya dengan tenaga, mereka membutuhkan komunikasi, konsentrasi, kekompakan, dan strategi.
Teriakan “siap!”, “tarik!”, dan “lempar!” terdengar di tengah keceriaan para peserta. Setiap sarung memiliki peran penting. Jika salah satu siswa bergerak terlalu cepat atau terlambat, arah lemparan bisa berubah dan balon air dapat jatuh sebelum mencapai sasaran. Di sinilah kerja sama benar-benar diuji.
Keseruan semakin bertambah ketika balon air pecah dan membasahi para peserta. Tawa dan sorak-sorai pun pecah bersama semangat untuk terus mencoba. Tidak ada rasa malu ataupun gengsi. Kakak dan adik kelas melebur menjadi satu tim dengan tujuan yang sama: berjuang dan meraih kemenangan bersama.
Setelah pembagian hadiah siswa kelas 6 menghampiri dan memeluk siswa kelas 5 untuk meminta maaf dan memberi ucapan terima kasih dalam kebersamaan lomba menyambut hari kemerdekaa
