Gelora Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda melalui Parade Literasi 2026
Oleh : Ustadzah Isyana Prasasti, S.Si.
Bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda sekaligus momen Bulan Bahasa, Rabu, 28 Oktober 2026 SDIT Al Uswah Surabaya menggelar kegiatan Parade Literasi 2026. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 dengan penuh antusiasme.
Acara diawali pada pagi hari di lapangan depan SDIT Al Uswah Surabaya. Ratusan siswa berkumpul serapi mungkin menyambut pembukaan acara yang dipandu dengan hangat oleh Ustadzah Evi selaku Pembawa Acara (MC).
Kemeriahan semakin terasa saat Ustadzah Mei menyampaikan sambutan yang memberikan motivasi tentang pentingnya menjaga semangat Sumpah Pemuda melalui budaya literasi. Acara resmi dibuka secara simbolis melalui pemotongan pita oleh Ustadzah Mei selaku wakil kepala bidang kurikulum, yang disambut tepuk tangan riuh dari seluruh warga sekolah.
Setelah serangkaian acara pembukaan selesai, seluruh peserta lomba langsung mengarungi petualangan literasi mereka dengan menuju ruangan lomba masing-masing. Panitia mengelompokkan jenis perlombaan sesuai dengan tingkat perkembangan siswa (fase kelas) guna mengasah bakat linguistik, keberanian, dan kerja sama tim:
- Fase A (Kelas 1–2): Siswa-siswi tampil menggemaskan sekaligus percaya diri dalam lomba menyanyi dan membaca nyaring. Tak kalah seru, dinamika kerja sama tim diuji melalui lomba menyusun huruf/kata.
- Fase B (Kelas 3–4): Pada jenjang ini, imajinasi siswa ditantang lewat lomba menulis cerita dari gambar dan kelincahan olah rasa dalam membaca puisi. Pengetahuan umum dan kecakapan literasi juga diuji secara ketat dalam lomba cerdas cermat antartim.
- Fase C (Kelas 5–6): Berada di tingkatan tertinggi, para siswa mengekspresikan pemikiran kritis dan estetika karya melalui lomba menulis cerpen, keluwesan seni mendongeng, serta penguasaan teknologi dalam lomba majalah dinding (mading) digital secara berkelompok.
Tidak hanya literasi bahasa Indonesia, Parade Literasi 2026 juga menjadi panggung pembuktian kemampuan bahasa Inggris para siswa. Siswa jenjang bawah (kelas 1–3) menunjukkan ketelitian ejaan mereka dalam ajang Spelling Bee Competition. Sementara itu, para senior di kelas 4–6 memukau para juri dengan keahlian membawakan narasi secara komunikatif dan ekspresif dalam ajang Story Telling.
Seluruh rangkaian perlombaan berlangsung marathon, mulai dari babak penyisihan hingga babak final yang sengit pada hari yang sama. Kerja keras dan semangat para siswa akhirnya membuahkan hasil manis ketika para pemenang dari setiap cabang perlombaan diumumkan di penghujung acara.
Pergelaran Parade Literasi 2026 di SDIT Al Uswah Surabaya ini berhasil membuktikan bahwa nilai-nilai Sumpah Pemuda dapat dihidupkan kembali secara nyata melalui penguatan literasi sejak dini. Kemampuan bertutur, menulis, dan berkreasi menjadi modal utama para generasi penerus bangsa untuk terus berkarya bagi Indonesia.

