Lompat ke konten

Semangat Menjaga Al-Qur’an, SDIT Al Uswah Surabaya Gelar Sertifikasi Tahfidh Ke-92

Semangat Menjaga Al-Qur’an, SDIT Al Uswah Surabaya Gelar Sertifikasi Tahfidh Ke-92



Oleh : Ustadz Mas Moh. Abdul Manan

Surabaya — Semangat para siswa dalam menjaga hafalan Al-Qur’an kembali terlihat dalam kegiatan Sertifikasi Tahfidh ke-92 SDIT Al Uswah Surabaya yang dilaksanakan pada Jumat, 4 September 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.45 hingga 10.55 WIB ini diikuti oleh 25 peserta dari berbagai jenjang capaian hafalan.

Sertifikasi tahfidh merupakan salah satu bentuk evaluasi sekaligus apresiasi terhadap proses perjuangan para siswa dalam menghafal dan menjaga ayat-ayat Al-Qur’an. Dalam kegiatan kali ini, capaian hafalan peserta cukup beragam, mulai dari 1 juz hingga 30 juz.

Suasana kegiatan berlangsung dengan penuh kesungguhan. Satu per satu peserta menyetorkan hafalannya dengan penuh konsentrasi di hadapan para penguji. Bagi para siswa, kegiatan ini bukan sekadar ujian hafalan, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an dan membiasakan diri untuk menjaga hafalan yang telah diperoleh.

Hal yang istimewa dalam Sertifikasi Tahfidh ke-92 kali ini adalah keikutsertaan Asyam Faidh Aden, siswa kelas 6C, dalam Sertifikasi Tahfidh Akumulasi 5 Juz yakni juz 1 sampai juz 5. Capaian tersebut menjadi salah satu bentuk perkembangan positif dalam perjalanan tahfidhnya. Tentunya, pencapaian ini tidak terlepas dari kesungguhan siswa dalam menghafal dan murajaah, serta dukungan dari para guru dan orang tua.

Dengan adanya sertifikasi secara berkala, siswa diharapkan tidak hanya berorientasi pada banyaknya juz yang berhasil dihafalkan, tetapi juga memiliki kesadaran untuk terus menjaga, mengulang, dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Sertifikasi Tahfidh Ke-92 ini menjadi salah satu bukti bahwa budaya Al-Qur’an terus tumbuh di lingkungan SDIT Al Uswah Surabaya. Setiap capaian, baik satu juz maupun puluhan juz, merupakan buah dari proses panjang yang membutuhkan kesabaran, kedisiplinan, dan istiqamah.

Semoga seluruh peserta senantiasa diberikan kemudahan dalam menjaga hafalannya, semakin mencintai Al-Qur’an, serta mampu menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan. Barakallahu fiikum, para penjaga Al-Qur’an. Semoga hafalan yang telah diperoleh menjadi cahaya dan keberkahan bagi diri, keluarga, dan lingkungan.

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *