Mulai dari Gelas Meluncur hingga Estafet Karet, Serunya Hari Pramuka SDIT Al Uswah Surabaya
Oleh : Ustadzah Novita Anggreini, S.Si., S.Pd.
Surabaya — Semangat Pramuka dan cinta tanah air mewarnai suasana SDIT Al Uswah Surabaya pada Jumat, 14 Agustus 2026. Dalam rangka memperingati Hari Pramuka, seluruh siswa mengikuti rangkaian kegiatan yang tidak hanya seru dan menyenangkan, tetapi juga sarat dengan nilai pendidikan karakter.
Kegiatan dimulai dengan Upacara Peringatan Hari Pramuka. Dengan mengenakan seragam Pramuka lengkap, ananda mengikuti upacara dengan tertib dan penuh semangat. Momen ini menjadi pengingat bagi siswa bahwa Pramuka bukan sekadar kegiatan, tetapi juga sarana untuk belajar menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan mampu bekerja sama.
Setelah upacara, keseruan berlanjut dengan berbagai lomba edukatif yang telah disiapkan. Ada Gelas Meluncur, Anti-Tumpah Challenge, Jejak Pahlawan, dan Estafet Karet.
Berbagai tantangan tersebut mengajak siswa untuk bergerak aktif, berpikir, bekerja sama, serta menyelesaikan tantangan bersama kelompok. Sorak-sorai dan semangat siswa pun semakin membuat suasana sekolah menjadi lebih meriah.
Dalam Gelas Meluncur, siswa ditantang untuk menyelesaikan permainan dengan strategi dan kerja sama. Sementara itu, Anti-Tumpah Challenge mengajarkan ketelitian, keseimbangan, dan kesabaran dalam menyelesaikan tantangan.
Tidak kalah menarik, Jejak Pahlawan menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar sambil mengenal kembali semangat perjuangan. Adapun Estafet Karet melatih kekompakan dan kerja sama antarsiswa agar dapat menyelesaikan permainan dengan baik.
Bukan sekadar perlombaan untuk mencari pemenang, setiap permainan dirancang menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan. Siswa belajar bahwa untuk mencapai tujuan, diperlukan kerja sama, komunikasi, ketelitian, keberanian, dan pantang menyerah.
Kegiatan Hari Pramuka ini menjadi salah satu bentuk pembelajaran kontekstual bagi ananda. Melalui pengalaman bermain dan berlomba, nilai-nilai karakter tidak hanya disampaikan melalui teori, tetapi juga dirasakan dan dipraktikkan secara langsung.
Semangat yang tumbuh pada kegiatan ini diharapkan dapat terus dibawa dalam kehidupan sehari-hari. Menjadi anak yang disiplin dalam menjalankan tugas, mandiri dalam menyelesaikan tantangan, mampu bekerja sama dengan teman, serta memiliki rasa cinta terhadap tanah air.
Hari Pramuka di SDIT Al Uswah Surabaya pun menjadi lebih dari sekadar kegiatan sehari di sekolah. Ia menjadi ruang bagi ananda untuk belajar, bergerak, tertawa, bekerja sama, dan tumbuh bersama.
Karena dari permainan sederhana, dapat tumbuh karakter yang luar biasa.
Semangat Pramuka, semangat belajar, dan semangat menjadi generasi Indonesia yang hebat!
Al Uswah Jaya, Jaya, Jaya!

