Lompat ke konten

Siswa Kelas 2 Menjelajah Antariksa Sehari

Siswa Kelas 2 Menjelajah Antariksa Sehari



Oleh : Ustaz Moh. Muyasir, S. Pd.I.

Kamis 25 September 2025, 84 siswa kelas 2 melaksanakan kegiatan outdoor learning yang sangat seru dengan tema “Petualangan Waktu di Luar Angkasa”. Di Ruang Kelas Galator/Kelas Astronomi Universitas Muhammadiyah Surabaya.  Kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran berbasis proyek siswa kelas 2 SDIT Al Uswah Surabaya. “Disiplin Waktu, Aku Hebat dan Mandiri” yang sedang berlangsung. Adapun tujuan kegiatan ini adalah siswa dapat memahami hubungan waktu dengan alam semesta.

Setelah jam bina kelas, kegiatan ini dimulai dengan tahfiz klasikal di kendaraan masing-masing menuju lokasi. Nampak wajah-wajah ceria siswa begitu bersemangat di dalam kendaraan sambil murojaah capaian hafalan mereka. Sesampainya di Ruang Kelas Galator, siswa kelas 2 disambut oleh kakak mahasiswa beserta dosen pembimbing kelas astronomi yang ramah dan siap membawa mereka menjelajahi dunia antariksa.

Salah satu momen yang paling ditunggu adalah melihat matahari secara langsung menggunakan teleskop dan kaca mata khusus. Dengan kacamata khusus dan teleskop, anak-anak pun bergiliran mengintip matahari. Wajah excited terlihat pada siswa-siswa kelas 2 SDIT Al Uswah Surabaya, apalagi ketika ada yang berseru polos, “Wah, mataharinya kayak telur ceplok ya!” ujar Satrya siswa kelas 2C. “Lho, kok ada bintik-bintik hitamnya ya di matahari? tambah Husain siswa kelas 2 yang sangat antusias”. Suasana pun pecah oleh tawa dan decak kagum setelah dijelaskan oleh Ibu Dina Maryam selaku dosen pembimbing kelas astronomi Universitas Muhammadiyah Surabaya. Menurut penjelasan dosen yang mengampu mata kuliah astronomi ini, “Bintik hitam di matahari itu namanya sunspot. Sebenarnya bukan bolong, tapi bagian matahari yang lebih dingin dari sekitarnya, jadi terlihat gelap”. Papar dosen 4 anak ini, yang juga pernah menjadi wali murid di SDIT Al Uswah Surabaya.

Siswa kelas 2 juga mencoba praktik menggunakan jam matahari. Mereka belajar bagaimana posisi matahari bisa menunjukkan waktu. Aktivitas ini membuat anak-anak semakin paham bahwa alam semesta ternyata juga bisa menjadi “jam alami”.

Yang tak kalah seru adalah saat mereka bermain peran tentang rotasi bumi, revolusi bumi, serta pergantian siang dan malam, yang dipandu oleh kakak-kakak mahasiswa. Ada yang berperan sebagai bumi, ada yang menjadi matahari, dan ada pula yang menjadi bulan. Gerakan berputar mereka yang penuh tawa menjadikan konsep ilmiah yang sulit menjadi mudah dipahami dan menyenangkan.

Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar tentang antariksa, tetapi juga mulai memahami keterkaitan antara alam semesta dengan pentingnya mengatur waktu dalam kehidupan sehari-hari. Di akhir sesi kegiatan ini diadakan pemberian kenang-kenangan dari SDIT Al Uswah yang diwakili oleh Ustaz Yasser sebagai ketua pelaksana kegiatan kepada pihak kampus Universitas Muhammadiyah Surabaya yang sudah berkenan menerima kunjungan edukasi siswa SDIT kelas 2 Surabaya.


Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *